Buol, Tialoraya.id– Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Asbudianto, melaporkan adanya pemadaman listrik di beberapa wilayah usai gempa berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah pada Minggu malam (12/7/2026) pukul 20.46 WIB.
Asbudianto juga menyatakan adanya masyarakat yang memilih mengungsi ke dataran tinggi sebagai langkah antisipasi akibat kepanikan yang terjadi.
Berdasarkan dokumentasi gambar dan video yang dibagikan oleh Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp, tampak beberapa bangunan juga mengalami kerusakan.
Kendati demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi dari pihak BPBD Provinsi Sulawesi Tengah mengenai jumlah bangunan yang rusak maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.
Merespons situasi tersebut, BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bergerak cepat melakukan penanganan darurat. melakukan koordinasi dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) serta Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Buol guna memetakan kondisi terkini di wilayah terdampak.
Asbudianto juga menyatakan bahwa hingga saat ini seluruh data terkait bangunan terdampak, jumlah pengungsi, potensi korban jiwa, hingga kebutuhan mendesak bagi warga di lokasi bencana masih dalam proses pendataan petugas di lapangan.
“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak panik, dan tetap waspada terhadap potensi terjadinya gempa bumi susulan,” tutupnya




