Sabtu, 20 Juni 2026
Daerah  

2 Hari Pascagempa, Brimob Sulteng Bantu Bersihkan Puing Rumah Warga di Sigi

Satbrimob Polda Sulteng pascagempa
Personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Tengah saat membersihkan puing-puing rumah yang rusak di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (18/6). (Foto:Istimewa)

Sigi, Tialoraya.id- Dua hari pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7, personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Tengah dikerahkan untuk membantu warga membersihkan puing-puing rumah yang rusak di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (18/6).

Dengan membawa peralatan kerja yang tersedia, personel Brimob bersama warga bergotong-royong menyingkirkan material bangunan yang roboh akibat gempa. Kayu, seng, batu bata, dan berbagai puing bangunan diangkat secara manual demi mempercepat proses pembersihan lingkungan dan membantu warga kembali menata kehidupan mereka.

Tidak hanya mengerahkan personel, Satbrimob Polda Sulteng juga menghadirkan kendaraan khusus (ransus) Water Treatment untuk membantu penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak. Selain itu, Dapur Lapangan Brimob turut dioperasikan guna menyiapkan dan mendistribusikan makanan siap saji kepada warga yang masih berada di lokasi terdampak gempa.

Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang dilakukan secara terpadu. Di tengah keterbatasan yang dialami warga, ketersediaan air bersih dan makanan menjadi kebutuhan mendasar yang harus segera dipenuhi agar aktivitas masyarakat dapat berangsur normal kembali.

Dansatbrimob Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, menegaskan bahwa seluruh sumber daya yang dimiliki Brimob akan dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Dalam setiap penanganan bencana, Brimob tidak hanya mengerahkan personel, tetapi juga kemampuan dan peralatan yang kami miliki untuk membantu masyarakat. Kehadiran ransus Water Treatment dan Dapur Lapangan merupakan bentuk nyata komitmen kami dalam mendukung kebutuhan dasar warga selama proses pemulihan pascagempa,” ujar Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre.

Menurutnya, tugas kemanusiaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengabdian Brimob kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini. Personel kami hadir untuk membantu membersihkan puing-puing, menyediakan air bersih, menyiapkan makanan, sekaligus memberikan dukungan moril agar warga tetap kuat dan optimistis menjalani proses pemulihan,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kehadiran Brimob dinilai tidak hanya membantu mempercepat proses pembersihan lingkungan, tetapi juga memberikan rasa aman dan semangat bagi warga yang sedang berupaya bangkit dari dampak bencana.