Minggu, 14 Juni 2026

Polisi Buru Pelaku Pembacokan Dua Warga di Lobu Parigi Moutong

Lobu Parigi Moutong
Peristiwa berdarah menggemparkan warga Desa Lobu, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Senin (25/5/2026). (Foto:Ist)

Parigi Moutong, Tialoraya.id- Peristiwa berdarah menggemparkan warga Desa Lobu, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Senin (25/5/2026) sore.

Pelaku diketahui berinisial GI (30) diduga mengamuk secara membabi buta sambil membawa dua bilah parang, menyebabkan dua warga sekitar mengalami luka bacok yang sangat serius.

Peristiwa berdarah ini terjadi sekitar pukul 15.30 WITA dan langsung menjadi perhatian serius pihak kepolisian setempat. Kapolsek Moutong, AKP Felix Alfons Saudale, mengonfirmasi adanya kejadian mengerikan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa akibat serangan brutal itu, dua orang korban terpaksa dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pertolongan medis segera. Identitas kedua korban diketahui bernama Deni Londa (29) dan Kamudin Ombou alias Kai (71).

AKP Felix Alfons Saudale membeberkan kronologi kejadian berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan. Tragedi ini bermula saat korban Deni Londa sedang beraktivitas memasak di dapur rumahnya. Secara tiba-tiba, pelaku GI muncul di hadapan korban dengan menggenggam parang di kedua tangannya dan langsung melakukan penyerangan secara brutal.

“Korban Deni sempat melakukan perlawanan dengan menangkis sabetan parang menggunakan tangan sebelum akhirnya berhasil melarikan diri untuk menyelamatkan nyawa,” ujar AKP Felix dalam keterangan resminya, Senin (25/5/2026) malam.

Akibat tangkisan dan serangan itu, Deni menderita luka robek parah pada tangan kiri dan juga punggung sebelah kiri. Ternyata aksi bengis pelaku tidak berhenti sampai di situ. Pelaku dikabarkan masuk ke rumah korban kedua, Kamudin Ombou alias Kai. Pria lanjut usia (lansia) itu pun tidak luput dari amukan parang pelaku. Kai mengalami luka berat akibat sabetan senjata tajam.

AKP Felix menyebutkan, korban lansia ini menderita luka berat di bagian leher sebelah kanan dan lengan kanan. Yang paling memilukan, sabetan parang pelaku menyebabkan jari-jari pada kedua tangan Kai putus.

Mendengar keributan dan teriakan minta tolong, warga sekitar langsung berdatangan ke lokasi kejadian dengan perasaan histeris. Namun sayangnya, pelaku GI yang mengetahui kedatangan warga langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP) sebelum berhasil diamankan.

Pihak kepolisian telah melakukan penanganan terhadap korban. Saat ini, Deni Londa tengah menjalani perawatan intensif di Puskesmas Moutong. Sementara itu, Kamudin Ombou alias Kai yang mengalami luka jauh lebih serius dirawat di RS Buluye Napoae Moutong.

Rencananya, Kai akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parigi untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih komprehensif mengingat kondisinya yang kritis.

Kapolsek Moutong menegaskan bahwa pihaknya kini sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku GI. Dia berjanji pihak kepolisian akan bertindak tegas terhadap pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kami mengimbau kepada keluarga korban maupun seluruh masyarakat agar tetap menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian,” ujarnya