Selasa, 16 Juni 2026

Pohon Tumbang Timpa Gazebo di Tinombo Sebabkan Seorang Tewas dan 2 Lainnya Luka

Pohon Tumbang Tinombo
Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menyebabkan sebuah pohon tumbang pada Jumat pagi, (12/6/2026). (Foto:Ist)

PARIMO, TIALORAYA.id- Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menyebabkan sebuah pohon tumbang pada Jumat pagi (12/6/2026).

Peristiwa ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah gazebo tempat mereka berteduh tertimpa pohon.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Rivai, mengatakan bahwa peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 06.10 WITA di Dusun 2, Desa Lombok, tepatnya di kawasan Taman Tadulako.

Rivai Menjelaskan kronologi kejadian bermula saat wilayah Tinombo diguyur hujan lebat yang disertai angin kencang pada pagi hari.

“Cuaca ekstrem ini menyebabkan sebuah pohon berukuran besar di area Taman Tadulako tumbang. Di saat yang bersamaan, terdapat tiga warga Desa Ogoalas yang sedang berteduh di dalam bangunan gazebo yang berada tepat di bawah pohon tersebut,” ujar Rivai dalam keterangan tertulis.

Batang pohon yang besar langsung ambruk dan menghantam bangunan gazebo. Akibat kejadian ini, gazebo di taman mengalami kerusakan, dan tiga warga yang sedang berada di dalam gazebo menjadi korban.

“Satu orang dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian, sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka,” sambungnya.

Usai kejadian, warga setempat bersama personel Babinsa dan anggota Polsek Tinombo langsung bergerak untuk melakukan evakuasi. Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka, dilarikan ke RSUD Raja Tombolotutu untuk mendapatkan penanganan medis dan proses lebih lanjut.

“Situasi di lokasi kejadian telah kondusif. Berkat gotong royong antara masyarakat dan aparat keamanan, pohon tumbang yang sempat melintang dan puing-puing gazebo yang rusak kini telah berhasil dibersihkan, sehingga tidak lagi mengganggu aktivitas warga di lingkungan sekitar,” tutup Rivai