Selasa, 16 Juni 2026

Sungai Meluap, Enam Rumah di Desa Bosagon Jaya Ongka Malino Terendam Banjir

Banjir Desa Bosagon Jaya Ongka Malino
Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menyebabkan banjir di Desa Bosagon Jaya, Kecamatan Ongka Malino, pada Kamis (11/6/2026). (Foto:Tangkapan Layar)

PARIGI MOUTONG, TIALORAYA.id- Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menyebabkan banjir di Dusun IV, Desa Bosagon Jaya, Kecamatan Ongka Malino, pada Kamis (11/6/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Rivai, mengatakan banjir yang terjadi sekitar pukul 16.00 WITA, dipicu oleh meluapnya debit air sungai Bosagon Jaya, setelah diguyur hujan deras.

“Telah terjadi banjir di Dusun IV, Desa Bosagon Jaya, Kecamatan Ongka Malino. Banjir diakibatkan oleh hujan dengan intensitas yang tinggi, sehingga air sungai Bosagon Jaya meluap dan menggenangi rumah warga,” kata Rivai dalam keterangan resminya Kamis malam.

Berdasarkan informasi BPBD Parigi Moutong, banjir tersebut berdampak langsung pada enam Kepala Keluarga (KK). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Bencana ini juga menimbulkan sejumlah kerusakan infrastruktur dan lahan. Sebanyak enam unit rumah warga dilaporkan terdampak banjir dengan kategori rusak ringan. Selain itu, tanggul sungai di Dusun IV dilaporkan jebol, serta lahan perkebunan kakao milik warga seluas kurang lebih satu hektare ikut terendam banjir.

“Sebagai langkah penanganan, BPBD Parigi Moutong saat ini terus melakukan monitoring dan berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah desa setempat guna mengantisipasi adanya dampak susulan,” kata Rivai

Dia menambahkan, berdasarkan asesmen sementara di lapangan, kebutuhan mendesak yang sangat diperlukan warga dan pemerintah desa saat ini adalah perbaikan tanggul sungai serta pengadaan bronjong.

“Situasi di lokasi sudah mulai membaik, Berdasarkan laporan terakhir dari tim di lapangan, hujan telah reda dan air yang sempat menggenangi permukiman mulai surut,” tutupnya